Langsung ke konten utama

Rancanglah sebuah masalah penelitian dalam bidang masing-masing yang analisis datanya menggunakan uji t untuk dua sampel independen (independent sample t-test)

 3.Rancanglah sebuah masalah penelitian dalam bidang masing-masing yang analisis datanya menggunakan uji t untuk dua sampel independen (independent sample t-test). Berikan jawaban dengan mengikuti prosedur berikut.

a.    Rumusan Masalah:  …… Apakah terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan gaya belajar audiovisual dan visual?

b.   Hasil pengumpulan data (gunakan data Kelompok B dan C)

c.    Hipotesis Penelitian: ………….

Hipotesis Statistik: H0 : µ1 = µ2  tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan gaya belajar audiovisual dan visual

, H1:µ1 ≠ µ2 terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan gaya belajar audiovisual dan visual

 








e.    Hasil analisis data dengan SPSS: ………….

Group Statistics

 

Grup

N

Mean

Std. Deviation

Std. Error Mean

Hasilbelajar

1

20

56.60

12.266

2.743

2

26

79.69

7.969

1.563

Dari data tersebut dapat terlihat bahwa pada kelas gaya belajar audiovisual dengan jumlah

responden 26 siswa memiliki mean (rata-rata) 79,69 dan standar deviasinya 7,969.

Sedangkan pada kelas gaya belajar visual memiliki rata-rata 56,60 dan standar deviasinya 12,266

dengan jumlah responden20 siswa.

Independent Samples Test

 

 

Levene's Test for Equality of Variances

t-test for Equality of Means

 

 

F

Sig.

t

df

Sig. (2-tailed)

Mean Difference

Std. Error Difference

95% Confidence Interval of the Difference

 

 

Lower

Upper

Hasilbelajar

Equal variances assumed

4.199

.046

-7.724

44

.000

-23.092

2.990

-29.118

-17.067

Equal variances not assumed

 

 

-7.315

30.867

.000

-23.092

3.157

-29.532

-16.653

Perhatikanlah baris equal variances assumed dan kolom Levene’s test diperoleh F =

4,199 dengan angka sig atau p value 0,046 < 0,05 yang berarti variansi populasi kedua

Kelompok tidak homogen. equal

variances assumed dan pada kolom t diperoleh -7,724 dengan df = 44 dan sig (2 tailed)

atau p value = 0,000/2 = 0,000 < 0,05 atau Ho ditolak.

 

Untuk mempermudah uji t, peneliti menggunakan program SPSS 16.0 for windows. Berikut langkah-langkah dalam menghitung mean,standar variasi, varian dan membuktikan hipotesis dapat menggunakan Uji Hipotesis dengan SPSS 16.0 for windows: 26

Langkah 1: Aktifkan program SPSS 16.0 for windows

Langkah 2: Buat data pada Variable View

Langkah 3: Masukkan data pada Data View kolom 1 grup 1 dan 2 kolom 2 semua nilai

Langkah 4: Klik Analyze Compare Means Independent Samples T test masukan test variabel (variabel terikat) grouping variabel (variabel bebas) à difine group, grup 1 ; 1, grup 2; 2 Klik OK.

Langkah 5: kriteria pengujian SPSS 16.0 for windows:

- Nilai signifikansi > 0,05 maka tidak ada perbedaan atau Ho diterima.

- Nilai signifikansi < 0,05 maka terdapat perbedaan yang signifikan atau Ho ditolak.

 

a.    Kesimpulan hasil uji (bandingkan sig  dengan α = 0,05)….. (perhatika hasil uji homogenitas terlebih dahulu) berdasarkan uji homogenitas maka variansi kedua kelas dinyatakan tidak homogen atau hasil belajar matematika siswa tidak rata

Kesimpulan (jawaban terhadap rumusan masalah): H1 diterima maka terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan gaya belajar audiovisual dan visual

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STATISTIK MENENTUKAN MEAN, MEDIAN, MODUS, QUARTIL, STANDAR DEVIASI, VARIANS

Tentukan mean, median, modus, quartil, SD dan varians dari data di bawah ini! 50 50 51 52 52 52 53 54 54 55 56 56 56 57 57 58 58 59 60 60 60 61 61 62 62 62 63 63 63 64 64 65 66 66 66 67 68 68 69 69 70 70 71 71 72 73 75 75 75 76 76 77 78 78 79 79 79 79 79 79 80 80 81 81 82 82 82 82 83 83 83 83 83 83 ...

PENGINTEGRASIAN WEBSITE DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS MAHASISWA PGMI STIT AL-QURANIYAH

Tema          : Digitalisasi Kampus Menuju World Class University Sub Tema : Transformasi Digital Mendukung MBKM   PENGINTEGRASIAN WEBSITE DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS MAHASISWA PGMI STIT AL-QURANIYAH   Nur Atikah PGMI, STIT Al-Quraniyah Bengkulu Selatan Nurnuratikah7@gmail.com   Literasi sains sangat dibutuhkan di zaman revolusi 4.0 sekarang ini. Pembelajaran sains mengajak mahasiswa untuk mampu memecahkan masalah dalam kondisi nyata serta mahasiswa belajar menghafal dalam lingkup materi (Fitria, 2017) . Dosen atau pendidik juga mampu menerapkan literasi sains pada pembelajaran IPA  yang memprioritaskan penguasaan mahasiswa pada bagian konteks, konten, proses, dan sikap. Literasi sains merupakan kapasitas menggunakan ilmu pengetahuan untuk mengidentifikasi pertanyaan dan pembuktian memahami tentang alam melalui aktivitas manusia (Sari & Fitria, 2021) . Seorang mahasis...